Pengelolaan Sektor Ketenagalistrikan Kanada, Bahan Perbandingan (1)
Berdasarkan konstitusi, sektor ketenagalistrikan di Kanada telah menjadi kewenangan masing-masing provinsi. Kewenangan Pemerintah Federal, di sektor ketenagalistrikan, antara lain:
- Konstruksi dan operasi jaringan transmisi internasional (international power lines);
- Ekspor tenaga listrik;
- Keamanan nuklir;
- Perlindungan lingkungan hidup;
- Memonitor sisi suplai, demand, infrastruktur serta perdagangan inter regional dan internasional, serta harga;
- Menyerap informasi dari masyarakat untuk pengembangan sektor ketenagalistrikan nasional
Pemerintah provinsi memiliki kewenangan mengatur untuk pembangkitan, transmisi dan distribusi energi listrik di wilayahnya masing-masing, serta impor tenaga listrik. Akibat pelimpahan kewenangan tersebut, struktur industri dan pasar ketenagalistrikan di negara Kanada sangat bervariasi, memiliki kompleksitas yang tinggi dan berbeda untuk setiap provinsi. Dan karena pelimpahan wewenang itu pula, menyebabkan masing-masing Provinsi memiliki UU Ketenagalistrikan tersendiri.
Perkembangan Restrukturisasi
Awalnya, pengelolaan sektor ketenagalistrikan di negara Kanada dilakukan melalui sistem monopoli oleh Pemerintah Provinsi melalui perusahaan milik masing-masing pemerintah provinsi. Namun seiring dengan perkembangan regional dan kondisi pasar, pada dekade 90-an kemudian dilakukan restrukturisasi, di mana sektor swasta mulai lebih berperan di industri ketenagalistrikan.
Dari 10 provinsi yang ada di negara Kanada, Alberta dan Ontario merupakan dua provinsi yang telah melakukan restrukturisasi sektor ketenagalistrikannya secara lebih cepat dibandingkan provinsi-provinsi lainnya. Provinsi Alberta telah memberlakukan mekanisme pasar penuh untuk sektor ketenagalistrikannya melalui wholesale dan pasar retail sejak tahun 2001, yang difasilitasi oleh Alberta Electric System Operator (AESO) dan Market Surveillance Administrator (MSA).
Provinsi Ontario, juga telah melakukan open acces untuk transmisi, wholesale dan pasar retail sejak tahun 2002. Namun secara umum masih di bawah pengaturan pemerintah Provinsi, terutama penetapan harga listrik bagi konsumen rumah tangga, pengguna listrik dengan volume yang rendah. Dengan kata lain, di Ontario, masih menggunakan perpaduan antara mekanisme pasar dan monopoli (hybrid competitive-regulated market).
Provinsi British Columbia telah melakukan pemisahan antara usaha pembangkitan dan transmisi. Sedangkan provinsi New Brunswick selain pemisahan usaha pembangkitan dan transmisi, juga melakukan pemisahan untuk usaha distribusi. Kedua provinsi tersebut bersama Saskatchewan dan Quebec juga telah memberlakukan wholesale dan reatail acces untuk konsumen industri-industri besar. Provinsi Manitoba hanya memberlakukan wholesale. Secara Umum, selain Alberta dan Ontario pengelolaan sektor ketenagalistrikan masih menerapkan sistem monopoli dan diatur oleh masing-masing pemerintah provinsi.
Ketentuan mengenai harga energi listrik bagi pengguna akhir (end user) juga berbeda-beda untuk masing-masing provinsi. Di Provinsi Alberta, konsumen dapat langsung membeli energi listrik yang harganya ditentukan oleh masing-masing perusahaan berdasarkan mekanisme pasar. Berbeda dengan yang berlaku di Provinsi Ontario, dimana konsumen dapat memilih untuk membeli energi listrik dengan tingkat harga yang ditetapkan pemerintah dengan batas pemakaian yang sudah ditetapkan atau membeli dari pihak perusahaan retailer berdasarkan harga pasar. Sedangkan untuk provinsi-provinsi lainnya, secara umum menggunakan harga yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Kondisi Suplai Tenaga Listrik
Untuk jenis pembangkit, masing-masing provinsi juga bervariasi. Untuk provinsi British Columbia, Manitoba dan Quebec mayoritas menggunakan pembangkit listrik tenaga air. Provinsi Ontario lebih banyak menggunakan jenis pembangkit nuklir, hydro, gas dan sedikit batubara. Sedangkan jenis pembangkit batubara lebih banyak digunakan di Alberta, Saskatchewan, Nova Scotia dan New Brunswick.
Hingga saat ini, terdapat 18 perusahaan pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas cukup besar. Antara lain, Ontario Power Generation (OPG), ATCO Power, BC Hydro, Manitoba Hydro, SaskPower, NB Power, NovaScotia Power dan Hydro Quebec. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki market share antara 70 hingga 90 persen di masing-masing provinsi, tempat mereka beroperasi.
Untuk jaringan transmisi, negara Kanada merupakan salah satu negara di dunia dengan sistem interkoneksi yang cukup rumit. Saat ini, terdapat sekitar 35 jaringan interkoneksi utama di level provinsi dan lebih dari 100 jaringan transmisi internasional. Di beberapa provinsi sudah dilakukan privatisasi untuk transmisi dengan memberlakukan Open Acces Transmission Tariff (OATT), sementara sebagian lainnya masih monopoli perusahaan pemerintah.
Sekalipun memiliki posisi sebagai net eksportir untuk komoditas tenaga listrik bagi USA, Kanada masih tetap membutuhkan penambahan pembangkit listrik, terutama jenis pembangkit yang lebih ramah lingkungan. Demikian pula pengembangan jaringan transmisi, khususnya transmisi internasional yang menghubungkan Kanada_Amerika Serikat dan Meksiko (Bagian Utara Amerika). Penambahan pembangkit dan perluasan jaringan transmisi tersebut sangat penting untuk peningkatan benefit bagi perekonomian Kanada, mengingat hingga saat ini Kanada masih masih memiliki neraca perdagangan yang positif untuk tenaga listrik dengan mitra utamanya USA.
Pengelolaan Sisi Demand
Pengelolaan sisi demand dimaksudkan untuk melakukan efisiensi penggunaan tenaga listrik melalui kesadaran konsumen. Beberapa program yang sudah dilakukan antara lain, melalui Demand Side Management (DSM) dan Demand Response (DR). Melalui program tersebut, dilakukan pendidikan bagi konsumen, promosi efisiensi energi, hingga audit energi.
DSM lebih ditujukan untuk pelanggan rumah tangga, sedangkan DR ditujukan bagi penggunana listrik skala besar, misalnya dengan melakukan switch penggunaan energi listrik dari waktu on-peak ke off peak. Bagi konsumen yang melakukan penghematan akan mendapatkan potongan biaya pembayaran tagihan listrik, sedangkan bagi konsumen yang melakukan pemborosan akan mendapatkan penalty, melalui tambahan beban biaya tagihan listrik.
Di Kanada, saat ini juga sedang diperkenalkan penggunaan smart metering, untuk digitalisasi sistem pengukuran penggunaan tenaga listrik konsumen.